Indahnya Pertemuan
Oleh: Nur Hanifah, S. Pd
Sore itu. Saya bersama suami dan anak-anak berangkat belanja untuk keperluan rumah singgah. Setelah belanja kebutuhan dapur, kami melanjutkan untuk belanja keperluan lainnya ke sebuah toko di jl. Surya kencana. Tak perlu menyebutkan nama tokonya, nanti dianggap promosi.
Kegiatan belanja menjadi hal rutin yang kami lakukan setelah rumah singgah (asrama) yang berisi sekitar 50 anak asuh mulai aktif. Kalau biasanya cukup belanja 1 bulan sekali, saat ini hampir seminggu 1 atau 2 kali kami harus menyempatkan waktu untuk belanja, capek namun menyenangkan. Sengaja saya pilih toko grosir agar barang yang kita beli harganya murah. Gerah memang karena tanpa AC, namun puas karena mendapat harga yang miring.
Kebutuhan yang cukup banyak selalu membuat keranjang belanja kami penuh dengan barang. 5 karung beras, 1 peti telur, 1 dus minyak, gula, tepung, kacang ijo, serta barang dapur lainnya selalu mengisi bagasi mobil, yang Alhamdulillah bisa mengantar kami menjelajah toko sembako yang murah. Pada saat membayar pasti selalu ditanya sama kasirnya “Mau hajatan Bu?”. Mungkin wajah saya bukan wajah bakul sehingga dikira orang yang akan hajatan dengan begitu banyaknya barang belanjaan. Hmmm begini ternyata rasanya kalau punya anak banyak. Alhamdulillah….selalu ku syukuri pertemuan dengan Yayasan ini, dan terutama dengan pemilik yayasan ini karena dari Beliau, saya belajar banyak hal tentang kebaikan, berbagi kebahagiaan, berbagi kasih sayang dengan siapapun…terutama dengan mereka yang kurang beruntung dalam hal ekonomi.
50 anak asuh dengan karakter dan latar belakang yang berbeda cukup membuat kami repot dalam mengawasi setiap hari….agak berat pada awalnya….ada yang mau kabur (sekarang sudah cukup nurut), ada yang nangis pengin pulang, ada yang suka “kepingin” barang temannya, ada yang minta dispesialkan,ada yang menjengkelkan, namun banyak pula yang bisa membuat kami tertawa dan terharu setiap bertemu mereka. Alhamdulillah…..dari mereka aku diingatkan untuk selalu bersyukur atas semua nikmat dariMu, belajar lebih sabar dengan anak-anak kandungku dan mencintai anakku dan anak asuh dengan lebih tulus. Betapa senangnya melihat mereka makan dengan lahapnya walaupun musti agak cerewet agar mereka mau disiplin dan menjaga kebersihan dan kerapihan.
Malam itu, setelah belanja kami mampir di masjid Raya bogor untuk sholat magrib, dan alangkah kagetnya ketika ada seorang jamaah yang duduk didepanku tiba-tiba menengok dan menyapaku. Sungguh aku tak ingat wajahnya, namun kuyakin kalau dia salah satu siswa di BEC. “ maaf, saya lupa sama kamu, tapi saya yakin kamu salah satu muridku”, kataku. “ iya mom, saya fulan dari angkatan 12, tapi saya kena DO di Cawu…”katanya. Kebetulan saya ketemu Mom, saya pengin cerita banyak sama Mom.” Dan ahirnya mengalirlah cerita yang cukup banyak….dan insyaallah dia mendapatkan semangat untuk selalu belajar setelah lulus duluan dari BEC, dan yang pasti tidak putus asa dan dapat terus berkarya. Ya Allah…terima kasih …saya bisa merasakan bertemu dengan orang yang penuh semangat…bahkan yang dulu sewaktu masih menjadi murid saya tidak begitu mengenalnya…namun pertemuan setelah sholat maghrib itu terasa sangat akrab dan terasa hangat walau hanya sebentar, saya bahagia bertemu dengannya.
Banyak sekali pertemuan-pertemuan dalam hidup kita yang “uncertain” tapi sebenarnya sangat indah. Andai kita mau merenungkan, begitulah jalan hidup ini, banyak kebahagiaan yang bisa kita bagi. Rasa syukur dalam diri akan lebih membuat hati tenteram dan tenang. Semoga pertemuan-pertemuan saya dengan siapapun juga, walaupun hanya lewat tulisan ini bisa member kebahagiaan dalam hati kita.
4 Responses »
Leave a Response
Entries(RSS)
Subhanalloh..... Barokalloh amin! aku bangga banget bisa menjadi bagian keluarga Bogor Educare Alhamdulillah terima kasih guru guruku semunya semoga Alloh Selalu Merahmatimu wahai guru guruku amin terima kasih banyak untuk orang yang putih hatinya yang selalu tergerak untuk berbagi dan membuat orang lain bahagia terima kasih Bapa Ibu semoga menjadi bekalan untuk syurga yang abadi amin! Alhamdulillah sudah 8 bulan dari tugas magang ku kerja dikantor yang selama ini menjadi mimpi dalam hidupku jadi orang kantoran and the dream come true, dan perekonomian keluarga pun lambat laun mulai pulih dan menjadi insan yang lebih mandiri dan selalu bersyukur serta Ta'at dalam kebaikan dan memberi manfaat untuk sesama insyaAlloh! Terima kasih, hatur nuhun, syukron, Thanks for All I Love You n I Miss you because of AllOH!
[Reply]
Alhamdulillah, saya orang tua dari mahasiswi muthia angkatan 13, merasa bersyukur bisa berbagi walaupun hanya merekrut tetangga untuk sekolah SD & SMP sebanyak 10 orang di rumah singgah walaupun ada yang tidak betah 3 orang. setiap mengunjungi rumah singgah, melihat anak-anak sungguh terharu dengan para pengurus yang sabar bahkan dijaman seperti ini masih dapat memberikan jaminan 100% dari ujung kaki sampai ujung rambut, semoga Allah memberikan yang lebih baik bagi para pengurus dan banyak lagi orang-orang yang mau mengikuti jejak langkah BEC dan Rumah Singgah. Kasimin-Jakarta
[Reply]
trima kasih BEC sya d beri kesempatan utk lolos dalam ter tulis,.,.,.,.,.,.,.,.,.
[Reply]
Assalamualaikum...
Sy mohon info utk SD dan SMP...
Tks..
[Reply]