Konsep e-Learning

e learning

e-Learning barangkali bukan barang baru lagi buat anda. Istilah ini sudah lama dikenal hampir semua pengguna internet dan mayoritas dari mereka yang bergelut dalam dunia belajar mengajar. Namun demikian, jika anda tidak paham dengan istilah itu dan ingin mengetahui lebih banyak tentang e-Learning, tulisan ini cocok buat anda.

Saya sendiri sebenarnya bukan praktisi e-Learning seratus persen. Akan tetapi, karena saya sadar bahwa metode tersebut bisa menjadi sarana menarik dalam proses belajar mengajar, saya mencoba untuk mnggunakannya setiap ada kesempatan. Metode ini menarik karena berbentuk multimedia. Cara belajar yang berbentuk multimedia ini tentu saja lebih menyenangkan dibanding hanya belajar di dalam kelas dengan materi belajar yang disampaikan secara verbal oleh pengajar. Jika belajar menjadi menyenangkan, persentase penyerapan pengetahuan yang disampaikan jelas semakin tinggi.

Bila kita buka kamus Cambridge Advanced Learner’s Dictionary, e-Learning didefinisikan sebagai pembelajaran melalui internet yang bisa diakses di rumah. Wikipedia mengartikan e-Learning lebih luas lagi. Dikatakan dalam rujukan online tersebut bahwa e-Learning adalah semua bentuk kegiatan belajar mengajar yang menggunakan perangkat elektronik. Dengan demikian, bukan hanya internet yang menjadi sarananya tetapi bisa media lain semacam intranet, TV satelit, kaset, dan CD.

e-Learning memiliki beragam istilah yang digunakan oleh berbagai pihak. Istilah-istilah ini pada dasarnya mengacu pada hal yang sama sebagaimana konsep e-Learning. CBT (Computer-Based Training), IBT (Internet-Based Training), dan WBT (Web-Based Training) adalah sinonim yang suka digunakan untuk menggantikan kata e-Learning. Untuk penulisannya sendiri, e-Learning memiliki beberapa variasi penulisan. e-Learning kadang ditulis elearning, Elearning, atau eLearning.

Penerapan e-Learning tidak harus rumit dan melibatkan hal-hal atau perangkat keras maupun lunak yang membingungkan. Dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di internet dan, ini yang terpenting, GRATIS, kita sudah bisa menjalankan e-Learning. Media sosial seperti Facebook dan layanan blog gratis dari Blogspot atau WordPress bisa dimanfaatkan untuk mempraktekkan e-Learning. Bagaimana cara memanfaatkan itu semua? Slide presentasi yang saya buat saat acara IT Corner di toko buku Gramedia Ekalokasari kemarin barangkali bisa menjelaskan lebih gamblang. Anda bisa mengunduhnya melalui tautan ini. Mudah-mudahan cukup jelas dan menjelaskan. Namun bila tidak, atau ada pertanyaan yang ingin disampaikan, silakan menghubungi saya dengan mengklik tautan ini. InsyaAllah saya akan coba jawab sebisa dan semaksimal kemampuan saya. 😉

Adi Purwanto,
http://wongkamfung.boogoor.com

One Response

Add a Comment

Pendaftaran Angkatan Ke-20 Sudah DibukaCEK DISINI!