Merumput di Outdoor Class

merumput di outdoor class

Santai tapi tetap belajar.

Belajar di BEC itu sangat menyenangkan dan nyaman. Selain memiliki ruang kelas yang bersih dan besar, BEC juga mempunyai ruang kelas yang asri dan menyatu dengan alam. Seperti apakah ruang kelas yang dimaksud?

Hamparan rumput menghijau yang ada di halaman BEC bagian dalam terlihat begitu menggoda. Bukan hanya kambing, manusiapun tergoda untuk ‘merumput’ melihat halaman berselimut rumput yang begitu hijau. Tentu saja bukan merumput sebagaimana yang dilakukan kambing, tetapi merumput dalam artian memanfaatkan rumput hijau nan segar itu untuk aktifitas lain. Karena BEC adalah tempat belajar, aktifitas yang dilakukan tidak jauh-jauh dari menimba ilmu. Lalu, bagaimana bentuknya? Menjadikannya sebagai kelas luar ruangan atau outdoor class adalah bentuk aktifitas ‘merumput’ yang sangat mungkin dilakukan. Dan saya rasa, semua orang lebih senang belajar di ruang terbuka dibandingkan berada di dalam ruangan. Seperti yang saya lihat hari ini, mereka yang belajar di tempat terbuka nampak begitu menikmati suasana. Bagaimana tidak? Mereka lebih merasa sedang menikmati piknik atau sedang camping, bukan sedang belajar.

Outdoor class merupakan sebuah solusi mengatasi kejenuhan belajar di dalam ruang kelas. Jika anda seorang pengajar di level apapun, ada baiknya mempertimbangkan penciptaan kelas luar ruangan. Tidak harus di atas rumput di bawah pohon rindang sebagaimana yang dilakukan di BEC. Anda bisa memanfaatkan tempat terbuka semacam teras atau tempat parkir untuk dijadikan ruang kelas. Jangan sampai ide kreatif anda mandek hanya gara-gara fasilitas yang diinginkan tidak ada. Justru saat muncul keterbatasan, otak kita seharusnya menjadi semakin terpacu untuk menemukan solusi kreatif. Bila di tempat anda tidak ada lapangan untuk ‘merumput’, jangan kemudian memutuskan bahwa ide menciptakan outdoor class tidak mungkin direalisasikan.

Kelas luar ruangan memang menyenangkan namun bukan berarti tidak memiliki kelemahan. Karena berada di tempat terbuka, kualitas akustik menjadi menurun. Anda yang bersuara pelan jadi semakin tidak jelas suaranya saat berada di ruang terbuka. Solusinya adalah meninggikan suara agar bisa terdengar jelas sehingga dapat mengatasi suara-suara yang berasal dari tempat lain yang ada di sekeliling.

merumput di outdoor class

Sedang merumput bersama 😉

Kelemahan lainnya yaitu konsentrasi peserta hilang atau menurun. Di ruang terbuka, pembelajar bisa menjadi tidak fokus. Ruang kelas jadi ramai karena tempatnya menyatu dengan lingkungan sekeliling. Pandangan mata bisa mengarah ke mana saja tanpa ada dinding yang membatasi. Hal ini tentu saja akan merangsang siapapun untuk mengalihkan perhatian dari pengajar. Namun demikian, kelemahan yang satu ini bersifat relatif. Mungkin saja apapun yang berada di sekeliling outdoor class itu tidak terlalu mengganggu konsentrasi, lebih-lebih jika pengajar dapat menarik perhatian peserta didiknya sehingga tetap bisa berkonsentrasi dan fokus pada apa yang sedang disampaikan.

Faktor alam juga bisa menjadi kendala. Sinar matahari yang terik bisa diatasi bila kita berada di bawah pohon yang rindang. Namun bila hujan yang datang, akan terlihat aneh bila tetap belajar di bawah guyuran hujan meski terlindungi payung. Masak ‘merumput’ sambil bawa payung?

 

Adi Purwanto
http://wongkamfung.boogoor.com

 

9 Comments

Add a Comment

Pendaftaran Angkatan Ke-20 Sudah DibukaCEK DISINI!