Di tengah melambungnya biaya pendidikan tinggi yang sering kali menjadi tembok penghalang bagi keluarga prasejahtera, sebuah harapan nyata terus bersinar di kaki Gunung Salak. Lembaga pendidikan…

Di tengah melambungnya biaya pendidikan tinggi yang sering kali menjadi tembok penghalang bagi keluarga prasejahtera, sebuah harapan nyata terus bersinar di kaki Gunung Salak. Lembaga pendidikan Bogor EduCARE (BEC) kembali membuka kesempatan emas bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Berlokasi di kawasan Cimahpar, Kabupaten Bogor, Bogor EduCARE bukanlah kampus biasa. Berdiri di bawah naungan Yayasan Peduli Pendidikan, lembaga ini memiliki misi sosial yang kuat: memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Program yang ditawarkan adalah Jurusan Administrasi Perkantoran dan Bisnis & Manajemen, sebuah kombinasi skill yang sangat dibutuhkan di dunia kerja modern saat ini.

Dalam sesi sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun ajaran 2026/2027 yang digelar Sabtu (10/1/2026), Ketua Yayasan Bogor EduCARE menegaskan bahwa kata "gratis" di sini bukan berarti kualitas yang seadanya.

"Kami memberikan beasiswa penuh. Artinya, mulai dari uang gedung, SKS, modul, hingga makan siang bagi mahasiswa, semuanya ditanggung oleh yayasan dan donatur. Namun, kami menuntut komitmen tinggi. Mahasiswa di sini digembleng dengan kedisiplinan ketat, dan dibekali pendidikan karakter yang kuat," ungkapnya.

Fasilitas yang disediakan pun tak kalah dengan kampus swasta berbayar mahal. Laboratorium komputer dengan spesifikasi terkini, perpustakaan yang nyaman, hingga ruang kelas multimedia menjadi standar operasional di BEC. Kurikulum yang diterapkan berbasis kompetensi,. Hal ini memastikan lulusan BEC siap langsung terjun ke dunia profesional segera setelah lulus.

Mencetak Alumni Mandiri

Dampak positif kehadiran Bogor EduCARE telah dirasakan oleh ribuan alumninya. Rahmat (24), salah satu alumni angkatan 23, kini telah bekerja sebagai Executive Assistant di sebuah perusahaan multinasional di Jakarta.

"Dulu saya hampir putus asa tidak bisa kuliah karena ayah saya hanya buruh tani. BEC memberi saya jalan. Di sana saya tidak hanya diajari mengetik cepat atau akuntansi, tapi diajarkan attitude kerja, kejujuran, dan mental pantang menyerah. Bahasa Inggris yang dulu jadi momok, sekarang jadi makanan sehari-hari saya di kantor," cerita Rahmat dengan mata berkaca-kaca.

Selain fokus pada penyerapan tenaga kerja, BEC juga mendorong mahasiswanya untuk berwirausaha. Melalui Jurusan bisnis dan Manajemen, mahasiswa diajak membuat rencana bisnis (business plan) dan menjalankannya secara nyata. Tak jarang, usaha rintisan mahasiswa ini berlanjut menjadi bisnis yang menguntungkan setelah mereka lulus.

Bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya, kehadiran Bogor EduCARE menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah akhir dari mimpi. Proses seleksi masuk memang dikenal ketat, meliputi tes tertulis, wawancara, hingga survei ke rumah calon mahasiswa untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Namun, bagi mereka yang lolos, ini adalah tiket emas menuju masa depan yang lebih cerah.

Pendaftaran untuk angkatan baru biasanya dibuka pada awal April tiap tahun. Bagi lulusan sekolah menengah yang memiliki semangat juang tinggi namun terkendala biaya, Bogor EduCARE di Bogor siap menyambut dengan tangan terbuka.